Minggu Ini Boleh Sedih
"Minggu ini boleh sedih," gumam Raye yang masih bisa ditangkap indra pendengaran Hanin. Sontak perempuan berambut hitam sepunggung itu menghentikan kegiatan mengetiknya, lalu menoleh. "Judul buku baru, Ray?" Kaneraye atau akrab dipanggil Raye dan Hanin adalah penulis yang karyanya sudah dibaca ribuan orang di media sosial. Bahkan, beberapa karya tulis mereka sudah diterbitkan menjadi novel. Kedua bersahabat itu sering menghabiskan waktu bersama untuk mencari ide untuk karya mereka selanjutnya. Raye menggeleng. "Bukan, Mbak." Bisa dilihat, perempuan yang lebih muda dari Hanin itu baru saja menghela nafas lelah. "Lantas kenapa?" tanya Hanin. Kini ia sudah menarik kursinya mendekati Raye, mengabaikan sejenak cerita barunya yang baru sampai tahap prolog. "Minggu ini berat, ya? Banyak masalah datang beruntun. Belum selesai masalah yang satu, masalah lainnya sudah datang lagi. Kalau boleh jujur, aku capek, Mbak." Hanin sengaja diam. Mem...